janji seekor merpati putih
Bukan ini
yang aku mau tuhan,
Bukan posisi
ini yang ku inginkan,
bukankah
aku sudah meminta kepada_Mu untuk hal itu???
Namun kenapa
hal itu semakin bertambah parah, tidakkah engkau mempertimbangkan ucapanku
kemarin malam??
Seperti
angin badai menghantam sebuah pulau dan semua porak poranda, Melebihi itulah
aku sekarang, pukul 17:25 WITA sebuah kenyataan telah terbongkar dengan
sendirinya, kamu dan dia berusaha menyembunyikannya dariku, tapi waktu takkan
pernah berpihak pada kebohongan. Tidakkah kamu berpikir bahwa betapa sakitnya
hatiku ketika mengetahui kebohongan itu?
Mungkin tidak
ya!!!!
Tapi ketahuilah
kamu telah menaruh kesedihan di wajahku, dan kamu hanya bisa tersenyum tidakkah
kau sadar betapa khawatirnya diriku, mungkin tidak ya karena aku hanya bagian
dari mereka, mereka yang datang, mampir dan pergi lagi itu pikirmu.
Gelisah, gemetar dan tak berdaya itulah aku
sekarang bagaimana caranya aku harus tersenyum dan menganggapnya semua akan
baik saja, bisakah kamu menyakinkan aku akan hal itu, bisa??
Diam dan
tersenyum itu bukan jawaban yang aku harapkan, bisakah kamu mengeluarkan kalimat
yang mampu membuatku yakin walaupun hanya 15 %??
Heiii kamu,
bicaralah jangan hanya diam, ada aku disini, apakah aku tidak pantas
mendapatkan jawaban dari pertanyaanku?? Please
anggap aku ada di hadapanmu. Aku bukan patung yang kuat berdiri bertahun-tahun,
yang memperhatikan gerak-gerikmu setiap saat, yang hanya melihat kekamu setiap
saat tapi aku ini manusia yang tak sekuat patung dan setegar mereka yang kamu
anggap kuat. Aku hanya manusia lemah dan sangat lemah bila berbicara tentang
kamu.
Haruskah aku
berlutut didepanmu dan memohon untuk menjawab hal ini?? Iya haruskah??
Kalau ia
tolong beritahu aku, biar aku siapkan kerendahan hatiku dan menyembunyikan
egoku demi kamu, aku memang keras kepala dan egonya tinggi namun kali ini aku
janji akan menyembunyikan semua itu dibalik rasa penasaranku, aku janji!!!!
Sepertinya
kamu tak gentar dengan pernyataanku ini, baiklah aku ikuti permainanmu, aku
juga diam dan tersenyum kepada mereka walaupun aku harus berbohong karena
setiap malam aku harus duduk di pojok pembaringan untuk menangisimu, aku takkan
pernah tahu apa yang ada dipikiranmu,
dan takkan pernah tahu sampai detik ini, tapi sampai detik ini aku menyayangimu
dan ini janji seokor merpati putih . Dan kamu tahukan janji seekor merpati
putih itu???
#luar biasa sekali kak_
BalasHapusSiapa lagi yang tidak tersentuh dengan ungkapan-ungkapan ini?
Betul tidak punya hati jika ia tidak tersentuh dengan keindahan kata-kata yang dalam goresan singkat namun indah dan punya alur yang jelas
Tidak komen yang berarti dari tulisan Kakak_sempurna karena membuat pembaca seakan-akan merasakan apa yang ada dalam cerita
JANJI MERPATI PUTIH?