Angka 21



11 november 1993 saya dilahirkan didunia ini, dengan pertaruhan nyawa ummi melahirkan saya didunia ini, dengan kesakitan yang tak terkalahkan oleh apapun ummi memperkenalkanku dengan dunia ini, orang tua saya memberikan saya sebuah nama ANDI WAIZ ALQURNI nama yang akan selalu diingat oleh orang terdekatku, nama yang akan membuatorang tuaku bangga dan nama yang akan mengubah dunia ini, sewaktu kecil saya disanjung dan di timang tiamng oleh orang tuaku sampai saya mengerti akan sebuh kasih sayang, saya di latih untuk berjalan dengan sabar kedua orang tuaku mengajarkanku tanpa saya hiraukan kesakitan ketika harus jatuh, orang tuaku mengajarkanku untuk menjdi orang pintar dengan memberiku buku dan pulpen, setiap pagi saya harus dibangunkan untuk pergi ke sekolah walaupun rasa ngantuk masih menyelimutiku dengan pelan-pelan orang tuaku membangunkanku, memandikanku di pagi hari, menyiapkan sarapan dan mengantarku ke sekolah setiap pagi, dan dimalam hari membantuku membaca dan menulis dengan harapan suatu hari nanti saya bisa mengubah dunia sehingga mereka bangga denganku, menemaniku bercanda, dan menina bobokan ku dengan beberapa lagu sampai ku terlelp tidur. Dan sampai akhirnya saya seperti ini di usia 21 tahun angka yang sangat dewasa untuk seorang perempuan, angka yang memiliki arti akan menjadi nomor 2 tapi tetap di utamakan dalam hidup seseorang dan saya yakin itu.
            Sekarang jam telah menunjukkan pukul 00:00 WITA tanggal telah berubah pula menjadi 11 npvember 2014, lagu “selamat ualng tahun dari salah satu band ternama” telah ku putar, korek api pun mulai di nyalakan agar tercipta cahaya lilin di malam ini. Cahaya lilin yang akan menjadi sebuah saksi dari perubahan umurku dari 20 menjadi 21 tahun, dan cahaya lilin yang akan menjadi simbol dari setiap doa yang saya ucapkan setelah cahaya lilin itu mati.
            Tak ada yang special namun saya benar-benar menikmati ke khusukan malam ini, hanya ada saya dan tuhan, semua keluh kesahku ku ceritakan kepada_Nya semua permintaan dan harapan ku minta kepada_Nya bahkan sebuah nama telah ku minta dari_Nya sebagai pelengkap di usia 21 tahun ini.
            21 adalah sebuah angka yang benar-benar besar tanggung jawabnya karena merupakan angka pertama di angka 20_an, angka yang akan menjadi pacuan agar menjadi lebih baik lagi, angka yang akan mengubah dunia angka yang akan membanggakan orang tuaku dan angka dimana saya harus menjadi diri sendiri.
            Saya janji kepada engkau ummi dan atta angka ini tidak akan membuatmu kecewa angka ini tidak akan membuatmu menangis tapi angka ini akan selalu membuat bahagia dan tersenyum melihat anak kesayanganmu ini. Anak yang selalu mencintaimu namun terkadang membuatmu jengkel karena tingkahku  tapi sekarang angka 21 dan angka seterusnya akan selalu berusaha membuatmu bahagia seperti pertama kali engkau melahirkan saya, seperti  kebahagiaan disaat pertama kali saya bisa berjalan dan membaca. Telinga ini akan selalu mendengarkan perkataanmu apapun itu karena ucapanmu ummi adalah yang terbaik, tangan ini yang akan selalu meminta restu di setiap langkahku dan akan merangkulmu untuk melangkah bersamaku, mulut ini akan selalu mengucapkan doa untukmu, tutur kata yang baik kepadamu. Dan mata ini akan selalu menyaksikan setiap kebersamaan KITA, disaat tertawa bersama, disaat jengkel bersama dan disaar menangis bersama.
            Terima kasih Ummi Atta karena telah melahirkanku di dunia ini, dunia dimana saya bisa mengenal kasih sayang, cinta, pengorbanan, kepedulian, pertemanan, persaudaraan, pengkhiantan, di acuhkan dan sakit hati. Tapi takkan ku pungkiri bahwa perkenalan inilah yang membuatku bertahan sampai detik ini, perkenalan inilah yang membuatku ingin berubah menjadi orang dewasa yang hampir setiap manusia tidak mau memikirkan hal ini tapi saya berani untuk menerapkan ini ke hidupku meski tak semudah yang ku bayangkan.
            Terima kasih tuhan karena masih mempercayaiku untuk menikmati angkan 21 tahun ini, meskipun selama ini saya banyak dosa tapi Engkau tetap menyayangi saya dan mendengarkan curahanku di malam ini. Terima kasih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berbeda tapi sama

Cinta suci