Bayangan malaikat abadi

       Dalam hidupnya, tak ada kesendirian dan kerapuhan yang dia jalani, semua berjalan dengan kegembiraan. disaat dia bangun di pagi hari dia di sambut oleh seberkas bayangan. dan ketika dia beraktivitas dia selalu bersama bayangan mereka, ya mereka adalah bayangan kebahagian buat dia. semua dia lalui bersama mereka entah senang maupun sedih. tak ada kata menyerah disaat bayangan bersamanya semua terasa damai bagaikan seseorang yang menikmati hembusan angin di pinggir pantai.

       ya dia, dia sesosok manusia yang mencoba kuat disaat berhadapan dengan orang lain, mencoba tersenyum , mencoba membuat orang lain tertawa dengan tingkahnya seakan bodoh demi menutupi bahwa dia manusia rapuh. kerapuhannya datang disaat bayangan yang dulunya menjadi mereka sekarang berubah menjadi kamu.

        sekarang bayangan itu berubah menjadi kenangan, kenangan yang akan tetap menjadi sebuah moment terindah dan ketika dia mereview kembali dia hanya mampu menangis dan menahan sakit hati yang terselip didalam sebuah kenangan.bayangan yang awalnya akan menjadi abadi sekarang hanya tinggal sebuah harapan semu yang ditelan oleh waktu.

         ketika dia dihadapkan dalam sebuah pilihan, dia melangkah kedepan bersama dengan kegelapan atau menoleh ke belakang bersama dengan ribuan cahaya yang akan meneranginya. ya, dia akan memilih untuk tetap melangkah kedepan, dia lebih baik terus berjalan  walaupun harus terjatuh dan terjatuh untuk kesekian kalinya, walaupun kakinya mulai tergambarkan sebercak darah dan nanah tapi dia yakin di ujung jalan kegelapan ini terdapat sesosok roh bayangan baru bahkan ribuan roh bayangan baru yang akan berubah menjadi KAMI. daripada dia harus menoleh kebelakang tak ada yang dapat menyakinkan  bahwa di belakang sana akan kembali dan bahagia seperti dulu, karena dia percaya bayangan mereka takkan sesejuk seperti dulu lagi waktulah yang tlah merubah bayangan merekan menjadi sesosok  bayangan tak sadar akan arti abadi. dia akan jauh lebih tersakiti walaupun ada cahaya yang akan meneranginya  cahaya yang seakan  membuat hatinya terbakar dan tersakiti karena sikapnya, yaa dia menafsirkan cahaya itu adalah sikap mereka yang telah berubah menjadi sesok bayangan tak bermakna.

         tarikan nafas dalam selalu jadi rutinitasnya demi menetralkan kembali rasa sakit dan kesedihan yang dia rasakan, bagaimanapun keadaannya dia harus tetap berjalan meskipun kakinya sudah berdarah dab kaku untuk melangkah karena jikalau dia berdiam diri di tempat itu dia akan semaki rapuh tak terkendali oleh akal sehatnya yang seakan akan ingin membunuhnya.

         dia bersama bintang dan dia selalu bersama tuhan_Nya.
Tuhan akan mengatur takdirnya demi mendapatkan yang abadi bukan abadi yang hanya secara Lisan tapi abadi yang murni dari hati tanpa retorika kehidupan.

 semoaga dia senang..
 semoga dewi kebahagian bersamanya..
 dan semoga dia mendapatkan bayangan yang menyayanginya seperti yang dia harapkan
 dan dia akan menyebutnya sebagai Bayangan Malaikat Abadi.


KEEP SMILE for DIA...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berbeda tapi sama

Angka 21

Cinta suci