Kesendirian Membuat Segalanya Berubah
Di
tengah derasnya ombak air terus
menghantam perahu sang pejuang
Tak
ada yang dapat menolongnya
Hanya
kematian dan kematian yang menjadi pilihannya
Dia
hanya terus menyebut dan berdoa kepada tuhan untuk di berikan kekuatan
Tak
ada doa yang lain dia ucapkan selain kekuatan menghadapi derasnya ombak
Saat
itu sang pejuang benar-benar sendiri
Tak
ada saudara, sahabat, teman bahkan lawanpun tidak ada menemaninya
Di
tengah-tengah perjuangannya itu
Dia
tersadar bahwa tak ada yang peduli dengannya
Selama
ini dia berjuang keras untuk menyayangi bahkan berkorban demi orang terdekatnya
Sang
pejuang hanya mampu menangis dan menangis
Dia
sempat berteriak sambil mengatakan
“ INI TIDAK ADIL TUHAN, selama ini
aku berkorban untuk mereka tapi inikah balasan dari kasih sayangku,,aku bodoh
telah menyayanginya dan paling bodohnya
lagi karena aku menganggap bahwa mereka peduli kepadaku,,ini adalah mimpi buruk
yang nyata tuhan,, bantu akuuuuuu mencari jalan akhir takdir ini tuhan “
Tuhan
pun mendengar doa sang pejuang,,
Tapi
tuhan punya rencana lain,,
Sang
pejuang terus berpegang di perahunya
Tubuhnya
mulai kedinginan
Darahnya
pun mulai membeku
Tangannya
mulai bergetar
Sang
pejuang sempat kepikiran untuk melepaskan genggaman tangannya
Dia
menyerah dengan semuannya dia pasrah dengan keadaan
Tapiiii,,
Sebuah
keajaiban datang,,
Sesosok
bayangan perempuan datang mendekati perahu nya
Sang
pejuang meminta pertolongan kepadanya
Bayangan
itu hanya tersenyum tulus dan indah kepadanya,,,
Entah
apa yang merasuki jiwanya
Sang
pejuang tampak bersemangat ,,
Tubuh
yang kedinginan berubah menjadi hangat
Darah
yang membeku kembali mencair
Tangan
yang bergetar kembali berfungsi normal
Sang
pejuang hanya mampu membalasnya dengan sebuah sanyuman darinya
sang
pejuang berjanji akan melawan ombak ini
Dengan
sekuat hatinya
Karena
senyuman SI DIA seakan-akan menumpahkan
cahaya kebaikan
Didalam
darah,hati dan pikirannya
Sang
pejuangpun benar-benar kagum kepadanya
Dia
ingin suatu saat nanti bayangan perempuan itu menjadi saudaranya
Karena
sang pejuang yakin dialah saudaranya yang sesungguhnya…
Komentar
Posting Komentar